Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Maret 2016

JAKARTA - Masalah dalam dunia pendidikan tidak hanya soal kualitas. Hal lain yang juga perlu dicermati adalah kesenjangan gender.
Misalnya, pada jenjang Sekolah Dasar (SD), kebanyakan pelajar adalah laki-laki. Sementara di jenjang SMA justru lebih banyak yaitu pelajar perempuan.
Kepala Biro Perencanaan Kerjasama Luar Negeri, Kemdikbud Suharti menuturkan, anak laki-laki mulai tidak menyukai sekolah. "Data menunjukkan, bukan hanya tidak senang pada sekolah, namun juga pada opportunity cost. Jadi anak laki-laki di jenjang lebih tinggi yang sudah bisa bekerja, lebih memilih bekerja. Hal itu karena ekonomi," ungkap Suharti di Kemdikbud, Jakarta, Rabu (16/3/2016).
Dia mengimbuhkan, anak-anak yang lahir dari keluarga kurang mampu biasanya didorong untuk bisa mencari nafkah daripada mengejar pendidikan setinggi-tingginya.
Sementara pada sisi pendidik, guru perempuan jauh lebih banyak dibandingkan dengan guru laki-laki. Namun jumlah kepala sekolah perempuan justru masih sedikit.
"Sayangnya dari hasil UKG, performa guru perempuan jauh lebih rendah dari guru laki-laki. Performa guru perempuan terlihat baik pada awal usia 30-an. Namun di atas 30-an performa mereka akan menurun karena merasa sudah aman, sehingga keinginan untuk meningkatkan kualitas menurun," ujarnya.
Suharti juga menambahkan, fasilitas di lingkungan sekolah juga seharusnya memperhatikan gender. Misalnya, pada tangga sekolah, perlu diperhatikan seberapa tinggi tangga itu agar bisa dicapai oleh siswa perempuan.
"Lalu juga meja, dulu di depan meja itu diberi papan supaya anak laki-laki tidak iseng pada siswi yang menggunakan rok. Kemudian lemari buku, bagaimana lemari itu juga bisa dijangkau oleh siswi karena mereka jauh lebih pendek dari laki-laki," tambahnya.
(rfa)
sumber : http://news.okezone.com
jurnalis :Afriani Susanti

Selasa, 02 Juni 2015

Manfaat buah mangga




Buah mangga atau mango merupakan buah yang sangat populer di indonesia. Buah mangga termasuk jenis buah yang memiliki banyak varietas karena memang saat ini sudah dibudidayakan. Beberapa varietas unggulan dari buah mangga ini diantaranya Mangga Arumanis, Gedong, Golek, dan Manalagi.

Buah mangga dikonsumsi dengan cara memakannya langsung buah yang sudah masak. Namun ada juga yang memanfaatkan buah mangga sebagai salad serta dibuat jus. Ada juga yang menjadikannya sebagai bahan rujak petis untuk mangga mengkal (masih muda).

Selain memiliki sifat rasa yang manis dan menyegarkan, ternyata buah mangga mengandung banyak nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Buah ini juga kaya vitamin E dan diyakini mengandung afrodisiak, yakni bahan yang bisa berfungsi meningkatkan libido atau gairah bercinta. Berikut 9 manfaat kesehatan dari buah mangga:

Antikanker

Anti-cancerogenic dan mencegah kanker payudara, kolon dan prostat. Senyawa antioksidan yang hadir dalam buah mangga telah ditemukan untuk melindungi terhadap kanker usus besar, payudara, leukemia dan prostat.

Menurunkan kolesterol

Mangga kaya akan prebiotik serat makanan. Tingkat tinggi serat, pectin dan vitamin C membantu untuk menurunkan kadar kolesterol serum, khususnya Low-Density Lipoprotein (kolesterol jahat).

Menjaga kesehatan mata

Buah Mangga adalah sumber vitamin A dan flavonoid seperti beta-karoten, alfa-karoten, dan beta-cryptoxanthin. Vitamin A membantu penglihatan yang baik dan mencegah kebutaan malam, serta mata kering. Vitamin A juga dibutuhkan untuk menjaga selaput lendir sehat dan kulit.

Indeks Glikemik Rendah

Nilai Indeks Glikemik mangga adalah 51, yang tergolong dalam kategori rendah. Jadi, mangga tidak memiliki efek yang terlalu signifikan dalam meningkatkan kadar gula darah Anda, sehingga buah ini cukup aman untuk dikonsumsi penderita diabetes, tentu saja dalam jumlah wajar.

Membersihkan kulit

Lupakan mitos yang mengatakan bahwa makan mangga bisa sebabkan jerawat! Mangga justru bisa bertindak sebagai pembersih kulit, dengan membersihkan pori-pori tersumbat dan menghilangkan jerawat.

Meningkatkan libido

Manga adalah sumber vitamin E, yang membantu mengatur hormon s3ks dan meningkatkan libido.

Menyehatkan pencernaan

Mangga mengandung enzim untuk menghancurkan protein. Serat dalam mangga juga membantu pencernaan dan eliminasi asam.

Nah, bagaimana banyak sekali bukan, manfaat buah mangga ini? Jadibagi Anda yang doyan makan buah mangga, jangan khawatir dengan mitos bahwa buah mangga bisa menyebabkan diabetes atau jerawat. Selama dikonsumsi secara wajar, aman-aman saja.

sumber : http://glarehouse.com

Copyright © 2009 Secarik Kertas All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.